8 Rekomendasi Wireless Charger Terbaik di Indonesia 2020

wireless charger terbaik

Wireless charger adalah salah satu solusi yang dihadirkan dari segala permasalahan charger konvensional dan praktis dibawa kemana-mana. Wireless charger ini adalah teknologi yang memungkinkan pengisian daya baterai dengan jarak yang sangat pendek tanpa menggunakan kabel. Charger wireless ini juga bisa digunakan untuk mengisi ulang daya beberapa ponsel sekaligus.

Beberapa perusahaan, seperti Nillkin, Anker, IKEA, dan sebagainya memasarkan beragam wireless charger yang bisa membuat Anda bingung saat memilih.

Karena itu, kami akan menjelaskan cara memilih dan memberikan rekomendasi wireless charger terbaik agar Anda semakin mudah menemukan produk yang tepat. Selamat membaca!

Apa itu wireless charger ?

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, wireless charger adalah sebuah device yang membantu ponsel untuk mengisi daya tanpa menggunakan kabel alias wireless charging. Atau bisa juga disebut pengisian daya nirkabel.

Meskipun tanpa menggunakan kabel, cara memakai wireless charger ini adalah dengan mendekatkan ponsel dan wireless charger agar ponsel bisa terisi dayanya. Prinsip kerja yang terdapat pada wireless charger ini adalah mengantarkan induksi elektromagnetik ke ponsel. Wireless charger ini terdapat setidaknya satu koil yang fungsinya menghasilkan medan elektromagnetik secara bolak balik.

Wireless Charger Terbaik

Perangkat yang menerima induksi ini alias ponsel akan menerima medan elektromagnetik lalu mengubahnya menjadi arus listrik di dalam ponsel tersebut sehingga pengisian baterai akan terjadi. Wireless charger bermerk Belkin pernah dibongkar dan didalamnya terdapat beberapa komponen, diantaranya :

  • LED Lamp, yang digunakan sebagai detektor benda asing.
  • Permukaan yang bertekstur nonslip yang digunakan sebagai pengaman.
  • Terdapat koil pemancar yang digunakan untuk mengisi secara wireless.
  • Desain yang tidak memiliki kipas yang berguna pada saat pengoperasian agar tidak berisik.
  • Terdapat chipset untuk mengisi secara wireless yang bekerja dengan menggabungkan berbagai fitur pada charger.
  • Terdapat sensor perlindungan secara termal.
  • Sirkuit yang berguna untuk mendeteksi objek asing yang masuk ke dalam charger.

Komponen yang sudah disebut di atas tidak semuanya dimiliki oleh wireless charger namun pada prinsipnya harus memiliki beberapa komponen yang sudah disebutkan.

Teknologi yang dimiliki oleh wireless charger terdiri atas dua jenis yaitu induksi medan elektromagnetik dan resonansi medan magnet. Adanya dua jenis teknologi ini menghasilkan beberapa standar untuk wireless charging. Berikut adalah standarnya :

Standar Qi

Standar Qi didapat dari Wireless Power Consortium dimana standar ini memakai teknologi induksi medan magnet. Pada perkembangan selanjutnya, standar ini juga memakai teknologi resonansi medan magnet.

Standar ini merupakan standar yang paling populer karena produsen ponsel terkemuka mendukungnya. Diantaranya Apple, Asus, LG, Motorola Mobility, Nokia, Samsung, Xiaomi.

Standar PMA atau Powermat

Standar ini diinisiasi oleh Power Matter Alliance atau PMA yang memakai induksi medan magnet sebagai teknologi untuk mendukung standar ini.

Kompabilitas PMA tidak sama dengan standar Qi meskipun mereka mengadopsi teknologi yang sama sehingga ponsel yang memiliki standar Qi tidak bisa memakai wireless charger yang memakai standar PMA. Walaupun begitu, terdapat ponsel yang menerapkan kedua standar ini.

Standar Rezense

Standar Rezense pertama kali dikeluarkan oleh Alliance for Wireless Power atau A4WP. Standar ini memakai teknologi resonansi medan magnet. Standar ini memiliki keunggulan diantaranya ponsel tidak perlu berada di atas wireless charger dan dapat mengisi daya beberapa ponsel sekaligus.

Standar Air Fuel Alliance

Standar ini merupakan kolaborasi antara A4WP dan PMA dan juga sebagai tantangan untuk standar Qi yang merupakan teknologi paling populer untuk wireless charging. Sekarang ini banyak ponsel yang sudah mengadopsi beberapa standar sekaligus contohnya Samsung Galaxy S10 series yang sudah mengadopsi standar Qi dan PMA.

Namun, fitur wireless charging ini baru hanya bisa dinikmati oleh ponsel kelas atas karena sudah ada built in untuk wireless charging sedangkan untuk ponsel menengah ke bawah tidak ada. Untuk ponsel yang tidak memiliki built in wireless charging, perlu mempersiapkan receiver atau case yang terdapat receiver di dalamnya atau adaptor universal.

Tips Membeli Wireless Charger Terbaik

Kebutuhan Desain

Wireless charger memiliki berbagai macam desain seperti model plate/pillow, berdiri, maupun charger portabel seperti powerbank. Untuk model plate/pillow memiliki model seperti sebuah alas dimana kamu bisa dengan mudah meletakkan ponsel di atas charger ini.

Plat tembaga untuk charger terletak di bagian atas sehingga kamu perlu mengatur posisinya agar koneksinya tetap tersambung. Untuk charger model berdiri terdapat stand khusus untuk menyandarkan ponsel. Pada stand tersebut terdapat plat tembaga untuk isi ulang.

Wireless Charger Terbaik

Kelebihannya adalah kamu tetap bisa mengecek notifikasi yang masuk ke ponsel sembari mengisi ulang daya. Sedangkan untuk desain portabel seringnya digunakan jika kamu sedang travelling karena tidak bisa mengakses soket listrik.

Kredibilitas Merk

Semakin banyak ponsel yang mendukung fitur wireless charger sehingga banyak produsen ponsel yang membuat konsep wireless charger.

Contoh merk populernya seperti Anker, Samsung, Satechi, Mophie, dan Sniper. Merk yang terakhir ini memiliki kualitas yang bersaing dengan merk sekelasnya namun dengan harga yang terjangkau.

Memiliki Standar Universal

Pemilihan standar dalam membeli wireless charger merupakan salah satu faktor yang berpengaruh. Sebagian besar wireless charger menggunakan standar Qi (dibaca chi) yang dikembangkan oleh Wireless Power Consortium (WPC). Pastikan wireless charger yang kamu pakai memiliki standar Qi.

Spesifikasi Wireless Charger

Spesifikasi adalah salah satu hal mutlak dalam pertimbangan memilih produk, salah satunya wireless charger. Kamu bisa mengecek voltase dan besaran output dan inputnya. Lalu, kamu sesuaikan dengan kebutuhan ponsel agar lama waktu pengecasan menjadi optimal dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Wireless Charger Terbaik

Perbandingan Harga

Poin ini cukup krusial karena terdapat banyak sekali tipe wireless charger di pasaran sehingga perlu membandingkan satu per satu untuk bisa mendapatkan harga yang paling kompetitif. Lakukan riset harga terlebih dahulu supaya mendapatkan harga yang pas di kantong.

Top 8 Wireless Charger Terbaik dan Berkualitas di Indonesia

1. Zikko AirStation AS100

Charger ini dibekali dengan dua pemancar wireless sehingga kamu bisa mencharge daya dalam posisi apapun seperti posisi datar, vertikal, maupun horizontal. Bobotnya hanya 113 gram, berdaya 10 watt sehingga dapat dengan mudah dibawa kemanapun. Produk ini kompatibel untuk ponsel yang dirilis pada tahun 2017 ke atas dan seri flagship.

Wireless Charger Zikko AirStation AS100

2. Samsung Fast Charging Wireless

Merk ini memiliki kemampuan untuk mengisi daya dalam waktu singkat. Pada 10 menit pengisian sudah dapat melakukan 120 menit chatting, 60 menit menonton video, dan 50  menit mengirmkan pesan singkat. Desain yang diusung adalah praktis dan minimalis, juga terdapat stand dan pad convertible yang dapat dijadikan sandaran saat mencharge secara vertikal.

Wireless Charger Samsung Fast Charging Wireless

3. Rock RWC0246

Merk ini dirancang untuk bisa ditempelkan pada kaca, dashboard, atau AC mobil yang bertujuan untuk mempermudah pengemudi dalam mengakses ponsel seperti membuka GPS sambil mengisi baterai secara bersamaan. Alat ini memiliki ketebalan 5-11 mm dengan lebar 66-87 mm. Alat ini terbuat dari material anti api kombinasi ABS+PC+Aluminium.

Wireless Charger Rock RWC0246

4. Sniper Desktop Travel Wireless

Produk ini termasuk 2-in-1 charger dimana dalam satu alat ini terdapat wireless charger dan tambahan empat port USB untuk pengecasan memakai kabel. Produk ini dibuat oleh Qualcomm Quick Charge 3.0 yang dapat mengisi daya hingga 80% selama 35 menit. Produk ini dapat dipakai oleh berbagai flagship kenamaan seperti Samsung, Apple, dan LG.

Sniper Desktop Travel Wireless

5. Baseus Docking Charger

Produk ini memakai Qi wireless charger pad sehingga kamu hanya perlu meletakkan perangkat pada pelat pengisi daya yang berkualitas tinggi, desain praktis dan ergonomis selama pengisian baterai.

Baseus Docking Charger

Pengisian normal horizontal sebesar 5 watt dan vertikal sebesar 10 watt. Warna produk ini adalah emas atau hitam yang dibuat dari bahan doff.

6. VZTEC Wireless Qi Charger Q8

Produk ini terdapat tiga port charger yang bisa mengisi daya tiga ponsel sekaligus. Cara pemakaiannya adalah dengan menaruh ponsel di atas produk ini dan dua lainnya menggunakan kabel untuk mengisi daya masing-masing ponsel.

VZTEC Wireless Qi Charger Q8

Produk ini wajib dimiliki jika tidak ingin membuang waktu dalam mengisi daya pada tiga ponsel sekaligus.

7. Rotating Card Holder Wireless Charger

Produk ini pas dipakai jika sering mengisi daya ponsel di mobil. Adanya magnet di bagian tengah mencegah ponsel terjatuh dan tidak hanya itu, produk ini dapat berputar 360 derajat untuk memudahkan mengarahkan ponsel sesuai yang diinginkan.

Rotating Card Holder Wireless Charger

8. IKEA Jyssen Wireless Charger

Produk ini cocok dipakai di ruangan yang tidak ingin diubah tata letak meja namun ingin memiliki wireless charger yang dapat ditanam di meja tersebut. Produk yang diproduksi oleh IKEA ini memiliki diameter 9 cm yang pas jika ditanam di meja.

IKEA Jyssen Wireless Charger

Merk Wireless Charger terbaik dan berkualitas Bagus

1. Wireless charger Aukey

Merk ini adalah salah satu yang terbaik untuk kategori charger ponsel, terutama untuk produk wireless charger. Aukey ini adalah produsen pembuat consumer electronic dan aksesoris ponsel yang berpusat di Shenzen, Tiongkok.

Wireless charger Aukey

Selain itu, produk Aukey juga merupakan salah satu produk yang paling banyak dicari di situs amazon.com dan sudah terjual di lebih dari 50 negara, termasuk Timur Tengah, Asia Tenggara, Eropa Timur, dan Amerika Latin.

2. Wireless charger Belkin

Belkin adalah salah satu merk yang terkemuka yang berbasis di Amerika Serikat. Belkin didirikan pada tahun 1983 yang berspesialisasi di aksesoris untuk konektivitas perangkat, seperti kabel data dan pengisi daya.

Wireless charger Belkin

Saat ini, belkin memiliki produk-produk yang populer dan tersebar di seluruh dunia. Merk yang berkantor pusat di Los Angeles ini, memiliki produk andalan untuk kategori wireless charging, yaitu Belkin Boost Up Wireless Charging Pad yang merupakan pengisi daya untuk ponsel kelas atas seperti Samsung seri S, Iphone, LG, Sony, dan lain-lain.

Produk ini memiliki garansi tiga tahun setelah pembelian.

3. Wireless charger Anker

Anker adalah produsen terkemuka kategori aksesoris ponsel yang berkantor pusat di Shenzen, Tiongkok. Anker dibuat pada tahun 2011 oleh Steven Yang dimana sebelumnya pernah bekerja sebagai software engineer di perusahaan Google.

Pada mulanya, perusahaan ini hanya berfokus pada aksesoris laptop hingga akhirnya beralih fungsi menjadi aksesoris ponsel seperti charger, powerbank, kabel data, dan lain lain.

Wireless charger Anker

Produk-produk dari merk Anker adalah salah satu produk terpercaya untuk aksesoris ponsel yang banyak digunakan oleh pengguna di seluruh dunia. Charger Anker memiliki teknologi PowerIQ milik anker yang terkenal canggih karena mampu mendeteksi perangkat yang terhubung dan secara otomatis mengoptimalkan arus yang dikirim untuk mengisi daya lebih cepat.

Merk ini pada tahun 2015 pernah menjadi merk populer di situs belanja online amazon.com. Selain itu, charger merk ini juga memiliki sistem fast charging yang memungkinkan pengguna bisa mengisi daya ponsel dalam waktu singkat.

4. Wireless charger Spigen

Spigen adalah produsen pembuat aksesoris ponsel yang berkantor pusat di California, Amerika Serikat yang sudah berdiri sejak tahun 2008. Kini, produk ini diusung sebagai salah satu produk terkemuka penyedia jenis aksesoris ponsel, termasuk pengisi daya, yang terkemuka di dunia.

Wireless charger Spigen

Produk ini dapat dicari di berbagai situs belanja online di Indonesia. Salah satu andalan dari merk ini untuk wireless charger adalah Essential F301W Wireless Charger yang berteknologi tidak cepat mengalami overheating dan mampu mengisi daya dengan cepat.

Bagaimana cara kerja wireless charger?

Wireless charger memiliki dasar prinsip magnetic resonance dimana listrik dapat ditransfer antara dua benda melalui kumparan. Wireless charging terdiri dari charger sebagai kumparan primer yang berbentuk papan atau silinder tipis dan kumparan sekunder yang terletak di belakang ponsel.

Berikut ini adalah proses transfer daya yang terjadi di dalam wireless charger :

  • Tegangan listrik yang terpancar di antara ponsel dan wireless charger diubah menjadi bolak balik dengan frekuensi tinggi (AC)
  • Arus bolak balik (AC) dikirimkan ke kumparan pemancar lalu menginduksi medan magnet dan berubah di dalam kumparan pemancar lalu meluas ke kumparan penerima dalam jarak tertentu.
  • Medan magnet yang tadi akan menghasilkan arus pada kumparan penerima perangkat atau ponsel yang disebut kopling magnet atau resonansi. Hal ini dikarenakan energi yang dihasilkan lalu ditransmisikan antara pemancar dan penerima kumparan dan beresonansi pada frekuensi yang sama.
  • Arus yang didapat oleh kumparan penerima lalu diubah menjadi arus searah (DC) dan dapat digunakan untuk mengisi baterai ponsel.

Kelebihan dan kekurangan wireless charger?

Berikut ini adalah beberapa kelebihan dan kekurangan wireless charger

Kelebihan wireless charger

  • Tidak memerlukan kabel dan colokan USB dalam mengisi daya ponsel sehingga lebih cepat.
  • Tidak ada kerusakan konektor USB dikarenakan pengisian baterai yang terlalu sering.
  • Lebih hemat kabel charger.
  • Lebih praktis dalam mengisi daya ponsel karena ponsel akan berbunyi ketika baterai sudah terisi penuh.
  • Bisa ditempatkan di tempat umum tanpa perlu menyediakan berbagai macam charger dengan tipe colokan yang berbeda.

Kekurangan wireless charger

Kurang efisien dibandingkan dengan charger konvensional menggunakan kabel. Pengisian menggunakan wireless charger masih tergolong lebih lama dibandingkan dengan charger konvensional menggunakan kabel.

  • Penggunaan listrik yang lebih besar dibandingkan dengan charger konvensional.
  • Harga wireless charger lebih mahal dibandingkan dengan charger konvensional karena memiliki teknologi yang lebih rumit.
  • Wireless charger dapat membuat ponsel terasa lebih tebal dan berat karena biasanya ditempatkan di belakang casing.
  • Wireless charger membutuhkan alat tambahan berbentuk dock atau plat yang tersambung ke arus listrik.
  • Tidak semua ponsel bisa menggunakan wireless charger karena diharuskan terdapat perangkat keras berupa receiver di ponsel tsb.

Manfaat Wireless Charging

Berikut ini adalah manfaat yang dapat dirasakan dari sistem wireless charging :

Kenyamanan yang lebih besar dan dapat digunakan di mana pun untuk pengisian daya perangkat sehari-hari.

Menghilangkan bunga api dan puing-puing yang berhubungan dengan kontak kabel.

Pengisian nirkabel untuk telepon genggam maupun tablet.

Wireless Charger Terbaik

Kesimpulan

Banyak produk yang menawarkan masing-masing kelebihan yang dimiliki dan itu sebanding dengan budget yang dikeluarkan. Untuk itu, diperlukan survei yang mendalam dan pendapat para ahli maupun sumber bacaan yang mumpuni supaya mendapatkan wireless charger yang pas.

Semoga setelah membaca artikel ini dapat menambah pengetahuan dan sebagai bahan pertimbangan dalam pemilihan wireless charger terbaik. Selamat membaca!

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *